About Me

Foto saya
Seorang insan yang selalu berusaha menuju kesempurnaan dunia dan akhirat...

Minggu, 26 Agustus 2012

Tulisan Lama

               Palembang, 21 April 2011

Terima kasih
Terima kasih teman
Terima kasih sudah pernah hadir dalam hidupku
Terima kasih sudah mengisi hari-hariku
Terimakasih sudah menemani kesendirianku walau sesaat
Terima kasih untuk semua ilmu yang sudah diberikan
Terima kasih untuk petuah hikmahmu
Terima kasih untuk cerita pengalaman berhargamu
Terima kasih untuk kiriman kecilmu
Terima kasih untuk doa-doamu
Terima kasih untuk perhatian dan rasa cemasmu
Terima kasih untuk semangat yang kau tularkan untukku
Terima kasih untuk nasehat bijakmu
Terima kasih untuk semua pertanyaan-pertanyaan “jelimetmu” yang membuatku semakin lengket dengan sahabat lamaku “buku”
Terima kasih untuk pertanyaan religimu yang membuatku semakin cinta dengan Robb dan Rasulku
Terima kasih untuk semuanya………..
Hanya satu yang sedikit hilang……… sejak mengenalmu penaku jarang menari, heee….
Kenangan denganmu menjadi cerita unik dalam hidupku….
Niat awal ingin serius akhir cerita tak terduga…..
Ternyata aku hampir terjebak dalam lingkaranmu……..

****
Saat ini menjauh mungkin lebih baik
Saat ini menyendiri mungkin lebih tepat
Saat ini bersujud dalam-dalam dan doa yang panjang sangat dibutuhkan
Saat ini perbanyak puasa lebih baik
Saat ini perlama tahajjud lebih utama
Saat ini konsentrasi dhuha yang dibutuhkan
Terima kasih untuk semuanya, Teman….

Sabtu, 25 Agustus 2012

Kado darimu teman-teman

 #
"Mit, sudah siapkan kain kaffan?" katanya.
"Buat apa?" tanyaku.
"Siap-siapa tanggal 25 besok aku mau ngebom jembatan Ampera" katanya lagi.
Senyum simpul aku dibuatnya.

Meski hanya berbicara di telp aku bisa membayangkan mimik wajahnya yang pura-pura serius namun membuat bibir ini membentuk sebuah lengkungan keatas (baca:senyum).
Aku tahu itu hanya candaanmu untuk tetap membuatku tersenyum, cerita-ceritamu selalu membuatku tersenyum lebih tepatnya menahan gelak tawa. Aku bukan mengejekmu seperti yang kamu bilang setiap kali aku tersenyum mendengar ceritamu, aku hanya tidak habis pikir betapa tidak pernah kamu kekurangan kata-kata untuk diceritakan kepadaku.(salah seorang teman jauh, tak ada ucapan darimu diawal seperti yang aku tunggu, ternyata diakhir menjelang tidur)


#
Pukul 09:53 pm hapeku berbunyi tanda sms masuk ternyata dari salah seorang sahabatku di SMP dulu.
Bunyinya yang bikin aku kembali tersenyum, "Tut besok kan hari lahirmu... kuucapin sekarang ya jd aku adalah orang pertama yang ngucapin met milad... ya tut, semoga enteng jodoh, murah rezeki dan sehat selalu, Amin". (dirimu tidak pernah berubah Bella Donna sejak smp dulu selalu ingin yang terdepan,hehehe)

#
Tepat pukul 00:39:52 wib sahabat sekaligus saudari yang tidak pernah tergantikan Zulia Muharani mengirimkan sms penuh doa, jazakillah ukhti sayang, masa-masa perjuangan kita untuk berhijrah tidak pernah terlupakan meski niat sejak smp namun baru terwujud saat seragam sekolah kita berubah menjadi abu-abu :) Dan lagi-lagi isi sms yang membuatku tersenyum di sela-sela kantukku ;"Selamat hari lahir Ta. moga sehat selalu, dipertemukan segera dengan lak-laki yang terbaik yang Allah berikan agar segera naik ke pelaminan dan lapang rezeki dan barokah :D

Dan masih banyak lagi rangkaian doa yang diucapkan untukku dari semua teman, kerabat dan sahabat juga keluarga.

###
Usia tidak sepanjang waktu yang sudah ada artinya hidup didunia ini tidaklah kekal. Semakin kedepan semakin berkuranglah jatah hidup yang diberikan. Aku dengan segala ketidakberdayaanku melawan waktu hanya bisa berserah diri dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya. Subhanallah

Muhasabah memberikan warna tersendiri untuk hidup ini, target-target yang belum tertunai tahun kemarin menjadi PR penting di tahun ini. Menginjak umur yang sudah masuk tahap dewasa memberikan banyak arti, pendewasaan dengan segala masalah yang dihadapi sungguh membuat sangat-sangat bersyukur. Tanya Kenapa? Jawabnya : KARENA ALLAH MASIH SAYANG KEPADA HAMBANYA.

7 Syawal 1433H
25 Agustus 2012

koleksi pribadi

Selasa, 21 Agustus 2012

Sedikit Terluka

Setahun belakangan ini memang sudah tidak baik ya kawan
Banyak yang mengganjal ya kawan
Banyak yang tersembunyi ya kawan
Banyak tipuannya ya kawan
Uuuughhhh..... menyebalkan sekali

Puncaknya ramadhan kemarin kawan
Panasnya saat ramadhan kemarin kawan
Ujung tombaknya ya ramadhan kemarin kawan
Uuuuuughhh.... capek sekali

Seharusnya semua tidak perlu terjadi kawan
Seharusnya tidak perlu seperti ini kawan
Jika dirimu berterus terang kawan
Penantian dan kesabaranku sudah seluas samudra kawan
Tapi tidak pernah ada sedikit dihargai apalagi toleransi kawan
Sakit rasanya kawan

Pura-pura saja gembira kawan
Pura-pura saja sedang ada kebahagian lain kawan
Pura-pura saja senyum sana senyum sini kawan
Tapi ada yang menagis didalam sini kawan

Aaaahggg semua akhirnya berakhir kawan
Berakhir di awal bulan Syawal ini
Akhirnya aku harus mengalah dengan egoku kawan


3 Syawal 1433 H

koleksi pribadi

Minggu, 19 Agustus 2012

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Indahnya ramadhan bisa berpuasa dengan ketaatan
Indahnya idul fitri dengan saling memaafkan
Taqoballahu minna wa minkum
shiyamana wa shiyamakum

Paramita Dahlan mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H

koleksi pribadi

Jumat, 17 Agustus 2012

Dulu, Sekarang dan Akan Datang

17 Agustus 1945- 17 Agustus 2012

Tak terasa negaraku sudah berumur 67 tahun. Sudah lumayan tua dan banyak ubannya, Masya Allah :)
Menilik ke belakang bagaimana perjuangan para pahlawan dahulu mempertahankan bumi Indonesia dari serangan para penjajah sungguh luar biasa. Bagaimana mereka mempertahankan nilai agama dan kebudayaan yang sudah mendarah daging. Benar-benar pengorbanan yang tidak ternilai harganya.

Saat ini masih adakah semangat itu di hati para pemuda bangsa? tanya pada diri kita masing-masing.
Sedih rasanya jika melihat tayangan televisi yang rata-rata menyiarkan tentang para koruptor, bencana, perbedaan tentang agama, tawuran pelajar, dll. Kemana semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang di gaung-gaungkan sejak dulu. Kenapa harus terjadi kekacauan yang membuat kualitas kita menurun. Para pemuda banyak yang bermaksiat, pergaulan bebas, narkotika, tidak jujur, dan lain-lain... Innalillahi...
Para pejabat yang seakan lupa kalau mereka hanyalah sopir yang membawa kita para rakyatnya menuju suatu bangsa yang bermoral dan beradab karena hakikatnya pemilik negara ini adalah Allah SWT yang Maha Pencipta Maha pemilik kerajaan bumi dan seisinya (ngutip dikit kata-kata ustadz yusuf mansur).

Ya Robb disini aku hanya mengungkapkan sedikit kekecewaan atas apa yang terjadi pada bangsaku akan tetapi aku yakin semua akan bisa teratasi dengan baik karena disisi lain masih ada para pemuda handal yang bermoral, berakhlak baik dan agama yang bagus untuk kembali memajukan dan mengembalikan citra bangsa tercinta ini menuju kesempurnaan yang sejati.

Dirgahayu Bangsaku, aku selalu berdoa untukmu :)

Sang Saka Merah Putih