About Me

Foto saya
Seorang insan yang selalu berusaha menuju kesempurnaan dunia dan akhirat...
Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

Bersyukurlah



Menjelang tidur tadi malam ponselku berbunyi tanda pesan masuk, ku sempatkan diri membacanya di saat mata sudah mencapai 5 watt (baca:ngantuk berat), saat itu aku hanya tersenyum dan kembali tertidur pulas,zzzzzz

Siang menjelang jam istirahat kerja kembali kubaca sms yang belum sempat dibalas tadi malam. Sekali lagi aku tersenyum  dan mulailah jari-jari ini menari untuk membalasnya.

Isi pesan dari salah seorang sahabatku di negeri melayu Riau membuatku teringat akan memori lama, apa yang sedang dialaminya saat ini pernah kualami juga. Kejenuhan di saat aktifitas yang padat. Dulu aku pernah mengalami yang namanya “sibuk” tidak ada sedikit waktu pun tersisa untuk hal-hal yang tidak berguna dan aku juga pernah mengalami yang namanya waktu kosong, saat itu aku berpikir betapa sia-sianya hidupku dan membosankan karena tidak tahu mau berbuat apa. Saat ini aku pun kembali di sapa oleh kesibukan dan ini membuatku terus belajar  menghadapi hidup. Ternyata kesibukan yang kualami saat ini bisa melupakan rasa sakit dihati yang sempat membuat drop beberapa hari. Dibalik semua ini Allah SWT yang mengaturnya.

So sahabatku, bersyukurlah dengan agenda padatmu  yang menurutmu itu membuat suntuk, jadikan ianya sebagai sesuatu hal yang mengasyikkan dan bernilai ibadah dimata tuhanmu. Sesungguhnya saat ini engkau tengah diuji kesabaran dan keikhlasan menjalaninya. Pandai-pandailah mengatur waktu agar rencana yang dibuat tidak ada yang berantakan. Dan yang harus diingat saat kesibukan meningkat maka tingkatkan pula kesibukan intensitasmu untuk sang maha pemberi waktu yaitu Allah SWT karena disaat itulah kau menemukan makna hidup yang sebenarnya. 


Keep Spirit n Istiqomah!!

Ilustrasi arus sibuk,hehe


Sabtu, 15 September 2012

Adab Pergaulan Antara lawan Jenis

Allah swt menciptakan manusia, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Di dalam hubungan antara manusia, Islam telah mengatur adab dan etika terhadap pergaulan antara lawan jenis. Adab pergaulan antara lawan jenis memang dibutuhkan oleh setiap manusia demi meraih ridho dan kecintaan Allah swt.


Terutama bila laki-laki dan perempuan yang telah beranjak dewasa, diperlukan suatu batasan-batasan yang harus dipahami. Seorang Muslim yang beriman tidak mencintai selain karena Allah swt. Ia tidak mencintai kecuali apa yang dicintai Allah swt dan Rasul-Nya. Begitupun bila ia membenci, ia tidak membenci kecuali apa yang di benci Allah swt dan Rasul-Nya. Rasulullah saw bersabda, Allah dan Rasul-Nya, dan membenci karena keduanya. Dalilnya ialah sabda Rasulullah saw, “Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan menahan pemberian karena Allah, sungguh ía telah rnenyempurnakan imannya.” (Diriwayatkan Abu Daud).
Adab pergaulan antara laki-laki dan perempuan berguna agar kaum Muslim tidak tersesat di dunia. Adab-adab tersebut antara lain:
  1. Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis
    Allah berfirman:
    “Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nur: 30)
    ”Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nur: 31)

  1. Tidak berdua-duaan
    Rasulullah saw bersabda: “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (khalwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Tidak menyentuh lawan jenis
    Di dalam sebuah hadits, Aisyah ra berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari)
    Hal ini karena menyentuh lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah bersabda, “Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dengan sanad hasan)

Minggu, 26 Agustus 2012

Tulisan Lama

               Palembang, 21 April 2011

Terima kasih
Terima kasih teman
Terima kasih sudah pernah hadir dalam hidupku
Terima kasih sudah mengisi hari-hariku
Terimakasih sudah menemani kesendirianku walau sesaat
Terima kasih untuk semua ilmu yang sudah diberikan
Terima kasih untuk petuah hikmahmu
Terima kasih untuk cerita pengalaman berhargamu
Terima kasih untuk kiriman kecilmu
Terima kasih untuk doa-doamu
Terima kasih untuk perhatian dan rasa cemasmu
Terima kasih untuk semangat yang kau tularkan untukku
Terima kasih untuk nasehat bijakmu
Terima kasih untuk semua pertanyaan-pertanyaan “jelimetmu” yang membuatku semakin lengket dengan sahabat lamaku “buku”
Terima kasih untuk pertanyaan religimu yang membuatku semakin cinta dengan Robb dan Rasulku
Terima kasih untuk semuanya………..
Hanya satu yang sedikit hilang……… sejak mengenalmu penaku jarang menari, heee….
Kenangan denganmu menjadi cerita unik dalam hidupku….
Niat awal ingin serius akhir cerita tak terduga…..
Ternyata aku hampir terjebak dalam lingkaranmu……..

****
Saat ini menjauh mungkin lebih baik
Saat ini menyendiri mungkin lebih tepat
Saat ini bersujud dalam-dalam dan doa yang panjang sangat dibutuhkan
Saat ini perbanyak puasa lebih baik
Saat ini perlama tahajjud lebih utama
Saat ini konsentrasi dhuha yang dibutuhkan
Terima kasih untuk semuanya, Teman….

Jumat, 17 Agustus 2012

Dulu, Sekarang dan Akan Datang

17 Agustus 1945- 17 Agustus 2012

Tak terasa negaraku sudah berumur 67 tahun. Sudah lumayan tua dan banyak ubannya, Masya Allah :)
Menilik ke belakang bagaimana perjuangan para pahlawan dahulu mempertahankan bumi Indonesia dari serangan para penjajah sungguh luar biasa. Bagaimana mereka mempertahankan nilai agama dan kebudayaan yang sudah mendarah daging. Benar-benar pengorbanan yang tidak ternilai harganya.

Saat ini masih adakah semangat itu di hati para pemuda bangsa? tanya pada diri kita masing-masing.
Sedih rasanya jika melihat tayangan televisi yang rata-rata menyiarkan tentang para koruptor, bencana, perbedaan tentang agama, tawuran pelajar, dll. Kemana semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang di gaung-gaungkan sejak dulu. Kenapa harus terjadi kekacauan yang membuat kualitas kita menurun. Para pemuda banyak yang bermaksiat, pergaulan bebas, narkotika, tidak jujur, dan lain-lain... Innalillahi...
Para pejabat yang seakan lupa kalau mereka hanyalah sopir yang membawa kita para rakyatnya menuju suatu bangsa yang bermoral dan beradab karena hakikatnya pemilik negara ini adalah Allah SWT yang Maha Pencipta Maha pemilik kerajaan bumi dan seisinya (ngutip dikit kata-kata ustadz yusuf mansur).

Ya Robb disini aku hanya mengungkapkan sedikit kekecewaan atas apa yang terjadi pada bangsaku akan tetapi aku yakin semua akan bisa teratasi dengan baik karena disisi lain masih ada para pemuda handal yang bermoral, berakhlak baik dan agama yang bagus untuk kembali memajukan dan mengembalikan citra bangsa tercinta ini menuju kesempurnaan yang sejati.

Dirgahayu Bangsaku, aku selalu berdoa untukmu :)

Sang Saka Merah Putih

Sabtu, 04 Agustus 2012

Yang sedang Terpuruk

Saudaraku...
Saat kau terpuruk cepatlah istigfar
Saat kau terlena cepatlah istigfar
Saat kau susah cepatlah istigfar
Saat kau senang pun cepatlah istigfar

Kenapa???
Karena saat itu Allah menguji keimananmu
Karena saat itu Allah menguji ketaqwaanmu
Karena saat itu Allah menguji kesetiaanmu
Karena saat itu Allah menguji kedewasaanmu

Saudaraku...
Hidup ini tidak lama
Sudah banyakkah bekalmu
Sudah banyakkah amalanmu
Sudah banyakkah dzikirmu
Sudah baikkah sholatmu
Sudah sesuai syariatkah perilakumu

Saudaraku....
Jika keburukan masih melekat segeralah taubat
Minta ampunlah kepadaNya
Segera jauhi kemaksiatan dan jangan pernah ulangi keburukan lagi


###
Muhasabah selalu wahai insan yang dikasihi.
Pintu rezeki belum dibuka mungkin masih ada maksiat disana sini
Pintu rezeki belum dibuka mungkin ada yang salah dalam sholat
Pintu rezeki belum dibuka mungkin karena belum ada keikhlasan.


Minggu, 17 Juni 2012

Apa Kabar Semua???

Assalamualaikum... Apa kabar semua? Lama tidak menggoreskan kata2 disini...
Kesibukan membuatku tidak berdaya untuk menulis. Jangankan menulis, memegangkan laptop pun aku tidak sanggup.... Cuapeeeeeekkkk niannnnn....

Alhamdulillah hari ini penampilan anak-anak SaPa sukses... senang sekali.
Nantilah aku bagi ceritanya...

Mudah-mudah teman-teman yang sudi dan masih setia mampir disini mendapatkan kesehatan dan keberkahan dari Allah SWT. Amin

Met Aktifitas ^_^
Palembang's Day

Sabtu, 02 Juni 2012

Oh ULAR...., biarin aja Bu!

Jumat kemarin udara sangat dingin karena malamnya hujan dan sepanjang hari itu rintik hujan awet sekali sampai jemuran tidak kering, olala...

Aku dengan semangat 45 tetap datang seperti biasa ke tempat kerjaku, hari itu kelasku agendanya wirausaha saatnya kelasku untuk berjualan dan seperti biasa mereka berkeliling ke penjuru sekolah menjajakan dagangannya. Aku memantau dari kelas sambil membuat soal review. Sambil memperhatikan anak-anak berjualan, tiba-tiba salah seorang siswaku memanggil, "Bu itu apa?" sambil menunjuk kearah benda hitam kuning panjang tak bergerak. Aku pun seketika menoleh dan langsung teriak, "itu ULAAAAAAAAARRRRRR!!!" brrrrrr kami bertiga termasuk ular sama-sama terkejut dan berlari ke arah yang saling berlawanan, karena teriakanku semua yang ada di kelas langsung berhamburan keluar dan bertanya, "Ada apa Bu?", aku yang masih pucat pasi menjawab," itu ada ular". Dengan tenangnya salah seorang anak menjawab, " Oh ular.., biarin aja Bu!"
SaPa Collection
Gubraaaakkkkk, malunya aku yang sudah buat heboh pagi-pagi.

Senin, 28 Mei 2012

Antara Nanas dan Pempek


Rumah orang tuaku ada di Kota Nanas dan tempat kerjaku ada di Kota Pempek. Seminggu sekali aku pulang ke rumah orang tuaku. Bahkan jika ada hari libur aku pasti pulang ke rumah orang tuaku. Jarak antara Kota Nanas dan Kota Pempek lebih kurang dua jam jika tidak macet, nah kenapa aku bilang jika tidak macet karena saat ini semakin banyak kendaraan yang melintas diantara lintas timur dan lintas barat. Jika sudah macet sungguh mengerikan bisa sampai berjam-jam lamanya dan aku pernah mengalami itu hingga kakiku bengkak karena terlalu lama tertekuk di dalam mobil sampai aku mengkhayal jika ini perjalanan menuju jambi mungkin aku sudah sampai disana…hehe…

Akhir pekan adalah waktu yang selalu aku nanti-nantikan, meskipun kata orang yang jarang berjalan itu jauh bagiku jarak kerumahku dekat karena mungkin sudah menjadi kebiasaanku. Hal yang biasa aku lakukan selama di dalam bus adalah membaca buku, melihat pemandangan sambil dzikir, sms/fb-an, atau kenalan dengan orang yang menjadi teman sebangkuku. Sungguh menyenangkan, seperti hari ini aku asyik dengan buku baruku sampai aku tidak sadar jika aku sudah sampai di depan kampus UNSRI (Universitas Sriwijaya) yang ada di Indralaya, untungnya aku sadar dan buru-buru turun, kebetulan sekali aku berbarengan dengan mahasiswa teknik elektro 2009 yang tidak sengaja aku kenal minggu lalu saat kami sama-sama satu bus menuju Kota Pempek. Dengan ramah adek tersebut menegurku, wah kita ketemu lagi mbak, kali ini kami cukup panjang bercerita sambil menunggu bus mahasiswa yang akan membawa kami ketempat tujuan.

Tak lama kemudian muncullah bus yang sudah lama kami nantikan, wah senang sekali busnya kosong jadi tidak perlu berdesak-desakan. Kali ini yang aku lakukan dalam bus bukan membaca tapi menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan. Aku menemukan banyak pemandangan unik antara lain truk-trus yang jatuh terguling di pinggir jalan. Tapi pemandangan ini sudah biasa bagiku dan semua orang yang sering lewat di jalur lintas timur ini, setiap hari selalu ada saja kecelakaan yang terjadi. Kondisi jalan disini menurutku terlalu sempit untuk jumlah kendaraan yang setiap hari selalu bertambah dan pemerintah seharusnya memperhatikan hal ini. Kondisi fisik jalan yang rusak akibat banyaknya kendara besar dan berat yang lewat merupakan salah satu faktor terjadinya kecelakaan.

Tempat kerjaku pun terletak di pinggir jalan lintas timur, pemandangan macet atau kecelakaan merupakan hal yang tidak aneh lagi bagiku juga anak-anak yang bersekolah disini. 

bersambung 

Minggu, 20 Mei 2012

Ampera Musi Pagi dan Sore

Hmmm.... Setiap hari aku selalu melaluinya akan tetapi aku tidak pernah merasa bosan untuk mengaguminya, tak tahu kenapa. Mungkin karena sejarah yang ada padanya juga kehidupan yang ada disekitarnya dan keindahan yang senantiasa di pancarkannya. Bagiku ada pesona dan daya tarik  tersendiri.

Jika waktu pagi menjelang saat kehidupan kembali bermula dan semua sibuk memulai aktivitasnya masing-masing maka aku pun melihatmu dengan gagahnya menyambut kedatangan kami yang senantiasa merayap diatas tubuhmu, tak renta dimakan usia... sungguh perkasa. Begitupun saat sore menjelang dimana segala aktivitas kami berakhir dan harus kembali ke rumah masing-masing maka nampaklah dirimu seperti diserbu oleh segerombolan semut yang mencari aroma manis. Kadang aku sendiri takut jika saat mobil yang aku naiki berhenti diatas tubuhmu, bukan aku tak percaya dengan kekuatanmu tapi terkadang pikiran paranoidku muncul, bagaimana jika kekuatanmu berkurang dan aku serta yang lainnya terjun bebas ke bawah sana yang jelas-jelas dalam.... Wah mengerikan sekali.

Jumat, 18 Mei 2012

"Aku temukan sesuatu di Balaputra Dewa"


Pagi tadi dengan memakai kostum sedikit lain dari biasanya (hitam2 bunga meriah dipadu jilbab ungu cerah) aku pergi ke museum diantar oleh my brother. Tapi suasana pagi kurang bersahabat, langit hitam alhasil ditengah jalan turunlah hujan... hmm ini tidak menyurutkan langkah untuk tetap datang ke museum karena aku sudah dinanti oleh kedua teman rekan kerjaku disana (Alhamdulillah sampai di lokasi hujan berhenti dan tergantikan dengan senyuman manis sang mentari) ^_^

Tiba disana ternyata baru kami bertiga yang datang, belum nampak satupun mobil jemputan anak-anak. Hari ini adalah agenda outing anak-anak SaPa ke Museum Balaputra Dewa. Owh sesungguhnya baru pertama aku kesini dan ini pengalaman menarik buatku, meskipun hanya benda-benda mati yang di pamerkan namun punya nilai sejarah tersendiri dan berhubung tema sekolah adalah Palembang's Day makanya salah satu tempat outing yang dipilih adalah museum ini (sebenarnya di Palembang banyak terdapat museum).

Jumat, 11 Mei 2012

Sebuah Pencerahan Lagi...

Belum bisa tidur juga...... akhirnya otak atik dunya (dunia maya) ^_^
membaca status seorang teman, bagus dan sudah ijin copas, mudah-mudahan bisa jadi pencerahan lagi untuk kita semua ^_*

Kenangan di PKRI dulu
Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini__"

"Ustadz, dulu ana merasa semangat dalam dakwah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh.” Begitu keluh kesah seorang mad’u kepada murabbinya di suatu malam.

Semua Berubah Kecuali Perubahan Itu Sendiri

Seperti biasa di Jumat siang yang cukup terik kami melakuka rutinitas mingguan yang membawa kembali semangat yang sempat hilang. Akan tetapi tadi aku benar-benar lupa akan adanya agenda ini, dengan santainya aku berpamitan saat berpapasan dengan murobbiku. Tiba-tiba beliau berbisik,"eh mau kemana, ayo naik-naik kita ngaji." Gubraaakkk!!! Malunya aku sampai lupa jadwal pekananku sendiri... akhirnya dengan tergopoh-gopoh aku menuju ke lantai atas untuk bergabung bersama teman-temanku.

Kali ini aku mendapatkan sesuatu yang lain, sesuatu yang membawaku BERUBAH menuju kearah yang lebih baik. Baiklah aku akan berbagi ilmu yang sudah aku dapatkan tadi.
Disimak baik-baik, mudah-mudahan ini bermanfaat ^_^

Kamis, 10 Mei 2012

Khadijah Binti Khuwailid


Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan dari kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita. Kedua wanita itu berdiri di belakang da'wah Islamiah, mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada pemimpinnya, Muhammad SAW : Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Oleh karena itu Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Bagaimana tidak menjadi seperti itu, dia adalah Ummul Mu'minin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya. 

Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Tuhannya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya
sarat dengan kebaikan. 


Jumat, 04 Mei 2012

Ekspedisi Gunung Dempo bersama anak GELAM SAPA


Mambayangkannya saja aku tidak pernah tapi ini sungguh menjadi kenyataan, aku berada di puncak tertinggi gunung merapi dempo, Subhanallah…..

###
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bisa menginjakkan kaki ditanah paling tertinggi di Sumatera Selatan. Jangankan membayangkan terpikirkan pun tak pernah tapi ini sungguh pengalaman luar biasa, aku menginjakkan kaki di gunung dempo bahkan sholat tahajjud disana dan aku pun melihat kawah merapi yang tengah aktif di ketinnggian 3159 mdpl, Subhanallah.

Gunung Dempo

Gunung Dempo terletak di kota Pagar Alam jaraknya dari kota Palembang sekitar 6 jam perjalanan darat. Kota Pagar Alam dikelilingi oleh tanaman teh yang sangat luas.

Rabu, 11 April 2012

Bermain dengan Alam

Mungkin yang melihat ini akan bertanya-tanya, kemana orang tua nya kok anaknya dibiarkan bermain jorok...
Sebenarnya tidak....(klo aku yang lihat kondisi sebenarnya seh orang tuanya kaget, geleng-geleng kepala dan memberikan waktu untuk anaknya merasakan betapa nikmatnya bermain bersama alam setelah itu Maaaannndiiiiiiiiiiiiiiiii,hahaha)... foto ini aku ambil saat sedang bersama anak-anak outbound, awalnya tidak sengaja menemukannya dan timbul ide isengku untuk mengabadikannya, aku pikir ini unik, anak umur 3th dengan wajah ceria tanpa peduli betapa kotor tubuhnya oleh lumpur bermrmain kesana kemari... moment inilah yang tidak mereka temukan lagi di lingkungan rumah mereka saat ini ^_^





Berbagi Ilmu

Open house SaPa ada seminarnya loh, salah satunya diisi oleh konseptor Sekolahalam Palembang (SaPa), yaitu Bapak Yuwono, M.D., PhD yang juga salah seorang dosen di FK Unsri Palembang.
Saat ini aku ingin membagi ilmu yang didapat saat seminar berlangsung…. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kita semua ^_^

Sekolah Peradaban

Peradapan atau budaya adalah karsa (kehendak) dan karya manusia sebagai wujud eksistensi dan perannya (misi) di muka bumi. Peradaban terlihat dan dirasakan dari kemakmuran kehidupan dan kesejahteraan batin. Misi manusia adalah menjadi khalifah yaitu beribadah hanya pada Allah dan memakmurkan kehidupan di bumi. Misi besar ini dapat dicapai jika kita memahami cara kita beribadah kepada Allah dan cara kita mengelola bumi. Cara beribadah pada Allah dibimbing oleh para Rasul yang membawa risalah sekaligus keteladanan. Sedangkan cara mengelola bumi telah ditetapkan hokum atau aturannya oleh Allah sebagai law of nature atau sunnatullah fil kaun. Untuk memahami dan melaksanakan kedua misi tersebut manusia dibekali potensi dan disediakan sarana dan fasilitas yang lengkap. Potensi utama yang disebutkan di Alquran adalah sam’a, abshoro dan af’ida atau pendengaran, penglihatan dan hati. Pendengaran dan penglihatan adalah reseptor utama yang menangkap sinyal atau tanda atau ayat Allah yaitu ayat qawliyah dan ayat kauniyah. Hati adalah decision maker yang memutuskan apa yang akan dijalani manusia. Dalam keadaan pendengaran dan penglihatan secara fisik terganggu atau rusak misalnya tuli dan buta maka hati dapat berfungsi sekaligus sebagai ketiga potensi. Sarana dan fasilitas yang disediakan Allah meliputi jasad kita, bumi dan segala isinya, langit dan atmosfer.

Pendidikan adalah upaya menumbuhkan dan mengembangkan serta menjaga potensi manusia tersebut. Upaya ini diawali dengan identifikasi potensi kemudian menumbuhkan, mengembangkan dan senantiasa menjaganya. Untuk itu dibutuhkan satu hal yaitu ilmu pengetahuan. Sungguh besar karunia Allah karena kemuliaan Bani Adam adalah karena kita diberi ilmu yang malaikat sekalipun tidak diberi. Ilmu adalah pengetahuan yang sistematis dan spesifik sedangkan pengetahuan atau wawasan adalah tahu atau mengenal fenomena atau wujud sesuatu. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi semua mukmin dan berlaku sejak ayunan hingga liang kubur. Inilah yang dimaksud “bersekolah” yaitu menuntut ilmu. Sekolah adalah tempat untuk menuntut ilmu, bisa dimanapun dan kapanpun. Sekolah formal atau non formal yang kita jalani hingga usia tertentu hanyalah salah satu wahana. Sekolah sejatinya adalah kehidupan ini. Kehidupan yang kita jalani mengandung makna hidup (bergerak), survive, tumbuh, berkembang, terpelihara, bermanfaat, berinteraksi, saling membutuhkan dan bersiklus. Sekolah kehidupan inilah yang dimaksud sekolah peradaban.
Secara komunal atau berjamaah kita berupaya untuk berkumpul dan bekerjasama, tolong-menolong mewujudkan wahana sekolah peradaban ini. Pada tahap balita wujud sekolah peradaban didominasi pendidikan di rumah (keluarga) yang diintroduksi lingkungan sekitar. Pada usia sekolah (6-12 tahun), sekolah dasar mendominasi dan didampingi pendidikan rumah (keluarga). Pada usia remaja (13-18 tahun), sekolah menengah mendominasi, didukung pendidikan keluarga dan interaksi social. Pada usia dewasa (18 tahun keatas) pendidikan didominasi universitas/institute, didukung keluarga dan peran nyata peserta didik dalam kehhidupan (bekerja dan berkarya).

Hal utama yang perlu diketahui setiap kita khususnya orang tua dalam mendidik anak adalah memahami potesi dan kecenderungan mereka serta memilihkan tempat dan metode yang tepat untuk mereka. Sekolahalam Palembang (SaPa) adalah salah satu ijtihad dalam rangka mewujudkan wahana mendidik anak sejak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah dan universitas maestro. Pendidikan SaPa menjadi tanggungjawab utama orang tua. Sekolah memposisikan diri sebagai patner yang memfasilitasi proses belajar mengajar dan mengisi kekurangan orang tua. Pendekatan dibuat dengan filosifi komprehensif, holistic dan integrative dalam model spider web. Alam dipilih sebagai tempat belajar sekaligus sumber belajar karena pendekatan tersebut membutuhkan suasana dan stimuli yang alami agar anak mencapai kompetensi tertentu yang sesuai dengan keistimewaan mereka.

Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kita semua.... 

 
Anak-anak SaPa

Jumat, 30 Maret 2012

Allah masing sayang

Rintik hujan tak kunjung reda selepas rapat guru kemarin sore, kami semua enggan beranjak dari saung tercinta, berhubung senja kian merambat akhirnya kami pun dengan terpaksa mengusir rasa malas dan dingin yang menyelimuti. Ditengah perjalanan aku dan teman-teman berpisah karena arah rumah kami yang berbeda-beda, tinggallah aku berdua dengan temanku. Saat menunggu trans musi (sebutan untuk busway di kota Palembang), adzan magrib pun berkumandang akhirnya aku yang hari itu puasa, berbuka dengan aqua botol dan sebungkus Jacob rasa keju di halte bus. Tiba saat trans musi tiba aku dan temanku bergegas naik, kami mengejar sholat magrib dirumah karena masjid jauh dari halte busway. Dengan perut keroncongan dan kelelahan yang amat sangat aku sampai dirumah.

Tak sampai 5 menit aku meletakkan tasku, Ayuk mengatakan kalau dompetnya yang berisi uang dan surat-surat penting serta ATM hilang ketika sore itu Ayuk membeli mangga. 
Innalillahi… Terkejut aku mendengar musibah yang baru saja dialami Ayuk tetapi aku tidak melihat sedikitpun kemurungan diwajahnya, yang tampak olehku adalah wajah keikhlasan dan keridhaan atas apa yang sudah terjadi. Ayuk bilang sudah memblokir semua ATM yang ada di dompetnya dan semua kartu-kartu penting lainya. Lepas sholat magrib Ayuk berniat pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpanya sore itu sehingga nanti akan mendapat keterangan untuk mengurus surat-surat penting yang hilang. Baru akan bersiap tiba-tiba bel rumah berbunyi, muncullah dua orang laki-laki tak dikenal mencari nama Yunita Soediyono, kami bingung siapakah mereka tanda tanya besar memenuhi pikiran kami.
“Apa benar ini rumah Bu Yunita Soediyono?’, tanya pria itu.
“Benar, ada apa ya Nak?”, Ibu berkata. Saat itu kebetulan sekali ibu yang lebih cepat membuka pintu.
“Bu kami mau mengembalikan dompet”, kata pria itu.
“Masuk dulu Nak, ayo masuk”, buru-buru ibu mengajak pria itu masuk yang ternyata pria itu tidak sendiri tetapi membawa seorang teman kecil.
“Terima kasih Bu, kami mau mengembalikan dompet atas nama Yunita Soediyono yang kami temukan tadi sore di jalan dan ini dompetnya tolong di periksa apakah masih utuh isinya”, kata pria itu.
“ Subhanallah, Alhamdulillah”, Kami menarik nafas lega. Akhirnya ketemu juga….
“ Bagaimana ceritanya kak”, Ayuk bertanya dengan semangat sambil memeriksa dompernya.
“ Tadi saat kami berjalan tiba-tiba kami melihat ada dompet di tengah jalan, kebetulan jalan sedang sepi, kami periksa isinya, maaf jika kami lancang karena kami ingin tahu alamat di dalamnya, saat itu kami berpikir betapa khawatirnya yang punya dompet karena disini banyak sekali surat penting dan beberapa kartu penting, akhirnya kami putuskan untuk mencari alamat yang punya dompet” tutur pria itu.
" Makasih banyak kak, saya tadinya berpikir jika tidak ditemukan maka saya harus kembali mengurus ulang surat-surat penting yang ada didalamnya dan itu membutuhkan waktu yang lama", tutur ayuk sembari memberikan semua uang yang ada di dompet kepada pria tersebut.
" Ambillah kak, itu tidak seberapa dibandingkan dengan kembalinya dompet ini".
"Tidak usah, kami tidak menginginkan ini, kami hanya ingin doa ibu karena kami yakin ibu orang baik hingga sampailah kami kerumah ini. Doakan saya tahun ini bisa berangkat haji", ujar pria itu.
" Subhanallah, luar biasa tapi ambillah itu rezeki kak dan Insya Allah didoakan, Amin", ucap Ayuk dengan bahagia.

Alhamdulillah Ya Robb, akhirnya apa yang sudah menjadi rezeki tidak akan kemana-mana. Saat itu hampir bersamaan sebelum pria itu datang aku dan ibu sama-sama berkata, jika itu rezeki kita pasti akan kembali lagi kepada kita bagaimanapun caranya. Pelajaran lagi dalam hidupku tentang KEIKHLASAN. Subhanallah...


IKHLAS






Minggu, 25 Maret 2012

Mangga Madu


Aku suka mangga sejak dulu aku suka mangga. Alhamdulillah di halaman rumahku selalu ada pohon mangga sejak dulu meskipun pohon mangga yang sekarang sudah berubah bentuk dan jenisnya.
Pohon Mangga Madu di halaman rumahku

 
Panas hari ini tidak begitu menyengat seperti kemarin, bahkan terlihat sedikit mendung namun  tidak menyurutkan semangat sang matahari untuk bersinar :)

Seperti biasa aku bersembunyi dikamar yang dingin sambil menatap laptop mungilku, sungguh menyenangkan,hehe… Saat  chat dengan salah seorang teman, tiba-tiba aku ingin sekali makan yang menyegarkan. Ingatlah aku akan pohon mangga yang sedang belajar berbuah di depan rumah…hmm yummy, rujak mangga pun terlintas dipikiranku… Aku berbagi kebahagiaan dengan temanku di YM :)

Akhirnya habis sholat Ashar aku pun mulai bergerilya di halaman rumah, memetik cabe rawit yang juga tumbuh di halaman rumah.



 
Dan selanjutnya aku memetik mangga kesukaanku J, mangga ini adalah jenis mangga madu, bentuknya bulat, bijinya besar, daging buah tidak tebal tidak pula tipis  dan teksturnya bagus tidak berserat. Rasanya tidak jauh beda dengan namanya madu, ya semanis madu… sayangnya aku memetik mangga ini saat masih mengkal jadi aku belum bisa menikmati gimana rasanya saat benar-benar masak di pohon,huhuhu…. Ibu bilang ini jenis mangga yang tidak komersial hanya ditanam dihalaman rumah saja. 



 
Selanjutnya, aku membawa hasil jarahanku ke dapur,haha… Mulai aku meracik bumbu terlebih dahulu, mulai dari cabe yang aku gunakan sebanyak 20biji (aku suka pedas dan kurang menyukai manis, aneh ya padahal aku keturunan jawa,hehe), garam, terasi, kacang tanah yang sudah di goreng, gula merah secukupnya ditambah sedikit air agar bumbu tidak lengket. Aku giling hingga halus….slrupppp…




 
Kemudian mangga pun dikupas kulitnya dan dipotong kecil-kecil….
Terusssssssssss……. Siap santap….hmmmm nikmatnya sore2 ngerujakkkkkk…..^_^


 
*** Perlu diketahui ternyata mangga madu ini saat masih mengkal sudah terasa manis, nikmat!
Terlihat putih memang saat mengkal karena saat mangga inipun sudah masak warnanya tidak kuning menyeluruh tetapi putih kekuningan seperti warna madu.
Kemudian ngerujak makan langsung dari cobeknya lebih nikmat apalagi klo langsung dibawah pohon mangga bersama orang yang di sayang,hahaha...... Yummy…. ^_^


Bada Ashar, 25 Maret 2012

Sabtu, 04 Februari 2012

Kado Terindah Untuk Rasulullah

Sholawat dan salam teruntuk baginda Rasul....

Keluargaku….Oh keluargaku….


Anak-anak memang sangat unik dan luar biasa, menggemaskan dan kadang membuat tersenyum sendiri  karena jawaban yang unik dan polos. Ibarat wadah kosong maka kita sebagai orang tua harus pandai mengisinya dengan hal-hal yang baik. Rasa ingin tahu yang mereka miliki sangat besar begitu juga dengan kepekaan mereka dalam menilai sesuatu sehingga kita perlu ekstra hati-hati dan bersabar dalam menjawab semua pertanyaan yang mereka ajukan dan tak lupa pengetahuan yang luas sangatlah harus kita miliki karena terkadang pertanyaan atau pernyataan yang mereka ucapkan di luar dugaan kita.
            Hampir setahun saya menjadi salah seorang pengajar di sekolahalam Palembang dan di percaya menjadi fasilitator SD1. Seiring berjalannya waktu, akhir semester 1 sudah tiba, saat review sudah diambang mata. Soal review sudah saya persiapkan dan hari pertama review berjalan lancar.  Hari kedua review tertulis untuk anak-anak SD1, jadwalnya adalah Matematika dan IPS. Seperti biasa diawali dengan doa bersama kemudian sedikit apersepsi agar lebih enjoy mengerjakan soal. Matematika adalah review pembuka di hari yang cerah, semua mengerjakan dengan baik dan sedikit celoteh-celoteh kecil kemudian dilanjutkan dengan pelajaran IPS, mulailah pertanyaan demi pertanyaan muncul sehubungan dengan soal yang diberikan. Akan tetapi ada satu pertanyaan salah seorang murid saya yang membuat tertegun,” Bu, dirumah ummi ga punya adik perempuan terus adiknya abi itu ummi bu”. Setelah sadar saya pun bertanya, “Kenapa mengatakan ummi adiknya abi, Nak?”, dengan polosnya anak tersebut menjawab,”karena abi lebih tinggi tubuhnya dari ummi”. Selesai review saya kembali menjelaskan tentang sebutan atau panggilan silsilah dalam keluarga.
 Menyimak pengalaman diatas tadi, bisa kita simpulkan peran keluarga sangatlah besar dalam kehidupan pola pikir anak. Bagaimana interaksi anak dan orang tua maupun interaksi anak dalam keluarga besarnya. Pengenalan anak kepada setiap anggota keluarga sangatlah penting. Mungkin sekilas ini adalah hal sepele yang tidak begitu urgent tetapi alangkah baiknya dimulai dari hal terkecil  Kepada para orang tua sebaiknya sejak dini anak-anak kita dikenalkan dengan anggota keluarga, harus memanggil dengan sebutan apa anak-anak kita kepada anggota dalam keluarganya.