About Me

Foto saya
Seorang insan yang selalu berusaha menuju kesempurnaan dunia dan akhirat...
Tampilkan postingan dengan label Dear Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dear Diary. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

Jreng.....:)

Assalamualaikum teman-teman :)

Sekilas Info....

Alhamdulillah setelah sekian lama tidak update kini kembali muncul ke permukaan.
Banyak kisah yang ingin dibagi disini mulai dari pertemuan dengan sahabat dari negeri jiran dan perjalanan ke gunung dempo, survival anak-anak sekolahalam palembang, hingga kisah batalnya pergi ke wisuda akbar di GBK padahal sudah berencana untuk bertemu seseorang yang sudah lama dinantikan.

Laptopku sakit sudah hampir 5 bulan ini dan masuk bengkel. Akhirnya agenda tulis menulis di laptop dihentikan sementara apalagi untuk update blog. Syukur ya blognya tidak ditumpangi sama laba-laba jadi tidak perlu bersih sana-sini,hehehe...


Langit cerah


Selasa, 06 November 2012

Harus Terpisah

Sore itu saudaraku memutar musik dari handphonenya, terdengarlah lagu yang masih asing bagiku namun liriknya menurutku cocok dengan keadaan sekarang ini. Aku pun sibuk meminta saudaraku untuk mentransfer lagu itu ke telpon genggamku.

Yang kutahu lagu ini punya salah satu grup band bandung namanya cakra khan....

Sendiri sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

google
 to: Rzl Islami

Jumat, 21 September 2012

Bertemu dengan pilihan......

Pilih mana dulu...

KULIAH LAGI ATAU MENIKAH.....???

Jadi inget film cinta suci zahrana....hehe.... Istikharah neng!

Sabtu, 15 September 2012

Hati-hati dengan pemberitaan yang salah, Ini Pelecehan!

Copy fb
Copas status Uni  Maimon Herawati  di Fb 
Belajar tidak reaktif Rohis sarang teroris? Maybe yes, most probably not. Artinya cuma satu, wartawan MetroTV kurang cerdas dalam riset beritanya. Ke depannya, hati-hati menerima hasil liputan Metro…karena jelas, wartawannya ..ehm…tidak cerdas hahaha.
Teroris. Jiah. Yang teroris itu yang mengebor tanah hingga meledak lumpur panas dan manghancurkan kehidupan ribuan orang…lalu lari dari tanggungjawab membayar ganti ruginya…Yang teroris itu yang menilep uang rakyat…Yang teroris itu yang menggunakan media miliknya untuk menyebar ketakutan dan rasa curiga…:-D
Bagi yang dulu anak Rohis dan sekarang (mungkin) masih ngurusin Rohis, tinggal dibalikkan ke dalam diri. Jika dulu merasa tenteram bersama Rohis, sudahkah kita ciptakan suasana damai untuk mereka, generasi penerus itu? Jangan-jangan mereka sekedar menerima sisa-sisa perhatian kita yang serba terburu-buru dengan lautan aktivitas…garing dan kering…kalau tidak malah jadi beban….bukan oasis yang menyejukkan...

Jika dulu merasa terjaga bersama aktivitas Rohis….sekarang bagaimana kita menciptakan suasana yang menjaga mereka, ruh dan fikrah mereka….jangan malah alih-alih mengacaukan konsep kebenaran itu :-) Atau malah sekedar memperkerjakan mereka untuk ‘proyek-proyek’ kita :-)
Balikkan ke dalam diri…Apa yang sudah kita ‘kembalikan’ kepada rumah Rohis ini.
Saya yakin, sangat yakin, ‘Mereka ingin memadamkan kebenaran dengan mulut mereka, sungguh mereka tidak akan pernah bisa…’
Bismillah….asal selalu bersama ‘kebenaran’….dengan ikhlas bekerja….insya Allah, tuduhan…kecaman akan mental sendiri….
Begitu juga film yang menghina Rasulullah SAW.
Cool…kalem…dan terus bekerja…
Bagi rekan-rekan yang memiliki akses pada media, ayo, kita gandengan tangan mengawasi bersama. Kenali wartawan media yang bersangkutan dan ajak diskusi. Jika tidak…Kirim protes (dengan santun lah ) ke media yang bersangkutan dan juga KPI, KPID.
Masih bandel? Boikot media tersebut…mereka sangat bergantung pada ‘rating’….Tinggalkan medianya hingga turun tuh rating :-)
*Kenyataan, memang ada kok saudara kita (tidak banyak…tapi ada) yang sangat keras dan mengartikan ayat Quran secara ekstrim :-) Ayo hidupkan diskusi dengan mereka dan ajak berjalan bersama….
**Saya anak Rohis dan bukan teroris :-)

Sangat setuju dengan tulisan uni diatas... 

Kamis, 13 September 2012

Menyusuri sebagian wilayah Sumatera Selatan

Perjalanan kali ini benar-benar bermakna dan punya arti tersendiri untuk masa depanku. Kenapa? karena saat ini tidak hanya sekedar jalan-jalan tetapi mengikuti ujian negara (cieee gayamu Mit,hehe).

Baiklah perjalanan di mulai dari Palembang tepatnya hari kamis tanggal 6 September 2012, paginya aku masih kerja seperti biasa tetapi tak disangka-sangka ada sedikit rapat yang mendadak saat jam pulang kerja, dengan berat hati aku pun mengikuti prosesi rapat tersebut hingga sore menjelang padahal aku harus mempersiapkan diri untuk berangkat pukul 20.00 wib. Dengan sedikit tergopoh-gopoh aku pulang kerumah, ditengah perjalan pihak travel menelponku menanyakan alamat rumah karena travel ini akan menjemputku jadi aku tidak perlu lagi ke loket travel. Setelah bercakap-cakap di telp menunjukkan arah rumahku pihak travel agak sedikit "tulalit-tulalit", mereka sedikit kesulitan menemukan alamat rumahku, Alhasil aku katakan biar aku saja yang mengalah pergi ke loket travel. Alhamdulillah my sister bisa mengantarku kesana. Oh iya aku tidak sendiri melakukan perjalanan tetapi ditemani oleh seorang teman yang sangat setia,hehe... (makasih banyak ya up-up ^_^)

Akhirnya tibalah kami di loket travel saat ini masih menunjukkan pukul 19.30 wib masih ada waktu kira-kira 30 menit lagi untuk berangkat, sambil menunggu aku membaca almatsurat yang belum sempat aku baca saat dirumah kemudian dilanjutkan dengan makan es krim sambil membicarakan rute perjalanan dengan temanku. Ups... ngomong-ngomong soal rute perjalanan sejak tadi aku belum menyinggungnya sedikitpun,hehe.. baiklah tujuan utamaku adalah Tebing tinggi, ini adalah nama salah satu daerah yang ada di kabupaten 4 Lawang provinsi Sumatera Selatan dan disanalah aku akan mengikuti ujian. Rencana semula aku dan temanku akan naik kereta api namun kami sedikit terlambat memesan tiket hasilnya kami berganti naik travel. Rute kereta api dan travel berbeda, kalau naik kereta api akan melewati kota Prabumulih dan Lahat maka jika naik travel akan melewati kota Sekayu. Sebenarnya jarak tempuhnya tidak jauh berbeda hanya saja travel yang lewat sekayu merasa lebih aman jika melakukan perjalanan malam.

Oke dilanjutkan, didalam travel awalnya hanya ada 4 orang entah kenapa setelah berhenti untuk beristirahat di salah satu rumah makan di daerah sekayu travel tersebut menaikkan penumpang, ughh menyebalkan. Dan suksesnya hanya aku dan temankulah penumpang wanita di dalam travel itu. Perjalanan yang kami tempuh memakan waktu sekitar 7 jam, lumayan membuat kaki bengkak saat turun... andai ada pesawat (mulai deh mengkhayal *_*)

Tiba di kota Linggau sekitar pukul 2.30 wib kami disambut oleh brother yang sudah setia menanti sejak kami berangkat dari rumah (haha...melebay dikit), di Linggau brother memiliki studio musik yaa bisa dibilang buka usaha musik disana, sambil melihat suasana studio kami langsung menuju tempat peristirahatan sementara,hehe.... tidur sebentar sambil menunggu subuh, meluruskan punggung sebelum melanjutkan perjalanan.


*bersambung

Sabtu, 01 September 2012

Sampai Kapan???

Berharap semua masalah akan berakhir dan hidup kembali normal seperti dulu, tidak ada ancaman, tidak ada makian, tidak ada telepon gelap, penghinaan dan tuduhan yang tidak benar.

Ya Allah Ampunilah dosa-dosa mereka...
Sampai kapan ujian ini mampir dalam kehidupan ini...

Sabtu, 25 Agustus 2012

Kado darimu teman-teman

 #
"Mit, sudah siapkan kain kaffan?" katanya.
"Buat apa?" tanyaku.
"Siap-siapa tanggal 25 besok aku mau ngebom jembatan Ampera" katanya lagi.
Senyum simpul aku dibuatnya.

Meski hanya berbicara di telp aku bisa membayangkan mimik wajahnya yang pura-pura serius namun membuat bibir ini membentuk sebuah lengkungan keatas (baca:senyum).
Aku tahu itu hanya candaanmu untuk tetap membuatku tersenyum, cerita-ceritamu selalu membuatku tersenyum lebih tepatnya menahan gelak tawa. Aku bukan mengejekmu seperti yang kamu bilang setiap kali aku tersenyum mendengar ceritamu, aku hanya tidak habis pikir betapa tidak pernah kamu kekurangan kata-kata untuk diceritakan kepadaku.(salah seorang teman jauh, tak ada ucapan darimu diawal seperti yang aku tunggu, ternyata diakhir menjelang tidur)


#
Pukul 09:53 pm hapeku berbunyi tanda sms masuk ternyata dari salah seorang sahabatku di SMP dulu.
Bunyinya yang bikin aku kembali tersenyum, "Tut besok kan hari lahirmu... kuucapin sekarang ya jd aku adalah orang pertama yang ngucapin met milad... ya tut, semoga enteng jodoh, murah rezeki dan sehat selalu, Amin". (dirimu tidak pernah berubah Bella Donna sejak smp dulu selalu ingin yang terdepan,hehehe)

#
Tepat pukul 00:39:52 wib sahabat sekaligus saudari yang tidak pernah tergantikan Zulia Muharani mengirimkan sms penuh doa, jazakillah ukhti sayang, masa-masa perjuangan kita untuk berhijrah tidak pernah terlupakan meski niat sejak smp namun baru terwujud saat seragam sekolah kita berubah menjadi abu-abu :) Dan lagi-lagi isi sms yang membuatku tersenyum di sela-sela kantukku ;"Selamat hari lahir Ta. moga sehat selalu, dipertemukan segera dengan lak-laki yang terbaik yang Allah berikan agar segera naik ke pelaminan dan lapang rezeki dan barokah :D

Dan masih banyak lagi rangkaian doa yang diucapkan untukku dari semua teman, kerabat dan sahabat juga keluarga.

###
Usia tidak sepanjang waktu yang sudah ada artinya hidup didunia ini tidaklah kekal. Semakin kedepan semakin berkuranglah jatah hidup yang diberikan. Aku dengan segala ketidakberdayaanku melawan waktu hanya bisa berserah diri dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya. Subhanallah

Muhasabah memberikan warna tersendiri untuk hidup ini, target-target yang belum tertunai tahun kemarin menjadi PR penting di tahun ini. Menginjak umur yang sudah masuk tahap dewasa memberikan banyak arti, pendewasaan dengan segala masalah yang dihadapi sungguh membuat sangat-sangat bersyukur. Tanya Kenapa? Jawabnya : KARENA ALLAH MASIH SAYANG KEPADA HAMBANYA.

7 Syawal 1433H
25 Agustus 2012

koleksi pribadi

Selasa, 21 Agustus 2012

Sedikit Terluka

Setahun belakangan ini memang sudah tidak baik ya kawan
Banyak yang mengganjal ya kawan
Banyak yang tersembunyi ya kawan
Banyak tipuannya ya kawan
Uuuughhhh..... menyebalkan sekali

Puncaknya ramadhan kemarin kawan
Panasnya saat ramadhan kemarin kawan
Ujung tombaknya ya ramadhan kemarin kawan
Uuuuuughhh.... capek sekali

Seharusnya semua tidak perlu terjadi kawan
Seharusnya tidak perlu seperti ini kawan
Jika dirimu berterus terang kawan
Penantian dan kesabaranku sudah seluas samudra kawan
Tapi tidak pernah ada sedikit dihargai apalagi toleransi kawan
Sakit rasanya kawan

Pura-pura saja gembira kawan
Pura-pura saja sedang ada kebahagian lain kawan
Pura-pura saja senyum sana senyum sini kawan
Tapi ada yang menagis didalam sini kawan

Aaaahggg semua akhirnya berakhir kawan
Berakhir di awal bulan Syawal ini
Akhirnya aku harus mengalah dengan egoku kawan


3 Syawal 1433 H

koleksi pribadi

Sabtu, 11 Agustus 2012

Kerinduan

di satu lepas magrib aku rindu
pada saudara terkasihku
kukirim pesan padanya
"akhi, adakah tersisa kata untukku hari ini?"

dia menjawab," doakan aku..."
kujawab,"selalu akhi, insyaallah, adakah kau pun mendoakanku?"
"insyaallah," jawabnya lagi.

aku tersadar telah melupakan sesuatu,
lalu bertanya lagi.
"adakah pinta khususmu, yang kau ingin kami mendoakannya pada Allah untukmu?"
agak lama ia menjawab tanya kali ini.
 lalu setelah isya tertunaikan...
"lembutkan hatiku, ampuni dosaku, perbaiki amalku, aku merasa hati ini keras, keras sekali."

malam kian larut
menjelang istirahat, sekaligus
mungkin juga saat ia sedang sibuk-sibuknya
aku mengatakan sesuatu
yang lebih tepat di  telunjukkan pada diriku

"ketika Sa'd ibn Abi Waqqash minta didoakan agar doanya mustajab,
Rasulullah bersabda kepadanya, 'bantulah aku hai Sa'd dengan memperbaiki makananmu!'

"ketika seorang sahabat lain minta didoakan agar bisa membersamai Sang Nabi di surga, beliau bersabda padanya, 'bantulah aku dengan memperbanyak sujud!'

"akhi sayang, doa kami jauh sekali bobotnya daripada doa Sang Nabi, hingga jika beliau saja meminta agar para sahabat yang didoakan membantu doanya dengan ikhtiar mereka, maka harapan kami akan ikhtiar antum berlipat-lipat akhi...."
"iya kan akhi?"

dengan gerimis, lalu kuhayati firman Allah yang kusampaikan padanya
"beramallah-berikhtiarlah, maka Allah, Rasul dan orang beriman akan melihat amal kalian."
"teriring doa kami selalu, semangat akhi!"

Salim A.Fillah

###
ini kutulis untuk seorang sahabat yang sampai saat ini belum pernah kutemui, kata-kata diatas mewakili atas apa yang sering kau pinta padaku, "doakan aku selalu." Maaf lahir batin untuk semua salah dan khilafku karena belum bisa menjadi saudara yang baik.... doa ini selalu ada untukmu.
kata-kata mas Salim A.Fillah sangat tepat untuk kita...

ukhti google

Dua Mata, Dua Tangan

Ada kalanya kita seperti dua mata
tak pernah berjumpa
tapi selalu sejiwa

kita menatap ke arah yang sama
walau tak berjumpa
mengagumi pemandangan indah
dan berucap: subhanallah

kita bergerak bersama
walau tak berjumpa
mencari pandangan yang dihalalkan
menghindar dari yang diharamkan
dan berucap: astagfirullah

kita menangis bersama
walau tak berjumpa
dalam kecewa, sedih atau gembira
duka dan bahagia
dan tetap berucap: alhamdulillah

kita terpejam bersama
walau tak berjumpa
memberi damai dan rehat
sambil berucap: laa haula wa laa quwwata illa billah...

tap kadang kita perlu menjadi dua tangan
berjumpa dalam dekapan shalat
berjama'ah menghadap Allah

tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan
berjumpa dalam membersihkan
segala kotor dan noda dari badan...

Salim A.Fillah

Kita, Prasangka, Mereka

Kita hidup ditengah-tengah khalayak
yang selalu berbaik sangka...

alangkah berbahayanya
terlalu percaya pada baik sangka mereka
membuat kita tak lagi jujur pada diri
atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu

tapi keinsyafan membuat kadang terfikir
bersediakah mereka tetap jadi saudara
saat tahu siapa kita sebenarnya
kadang terasa, bersediakah dia tetap menjadi sahabat
saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat
dan.... bersediakah dia tetap mendampingi kita dalam dekapan ukhuwah
ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang

inilah bedanya kita dengan Sang Nabi
dia dipercaya, karena dia dikenal
sebagai Al-Amin, orang yang terpercaya
sementara kita dipercaya, justru karena
mereka semua tidak mengenal kita...

yang ada hanya baik sangka...
maka mari kita hargai dan jaga semua baik sangka itu
dengan berbuat sebaik-baiknya
atau sekurangnya dengan doa yang diajarkan Abu Bakar
lelaki yang penuh baik sangka terhadap diri dan sesamanya

"Ya Allah, jadikan aku lebih baik daripada yang mereka sangka
dan ampuni aku atas aib-aib yang tak mereka tahu..."
atau doa seorang tabi'in yang mulia:
"Ya Allah jadikan aku dalam pandanganku sendiri
sebagai seburuk-buruk makhluk
dalam pandangan manusia sebagai yang tengah-tengah
dan dalam pandanganMu sebagai yang paling mulia"

Salim A.Fillah

Pernah Ada Masa-masa

Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa
tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu

pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit, menyuburkan bumi
dan melukis pelangi
namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai

di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
mungkin hari kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
bahkan saling nasehat pun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati
pada amal salih yang menjulang bercabang-cabang
pada akhlak yang manis, lembut, dan wangi
hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya

Salim A. Fillah

Kubaca Firman Persaudaraan

Ketika kubaca firmanNya, "Sungguh tiap mukmin bersaudara"
aku merasa, kadang ukhuwah tak perlu dirisaukan
tak perlu, karena ia hanya akibat dari iman

aku ingat pertemuan pertama kita, akhi sayang
dalam dua detik, dua detik saja
aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan
itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra
dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat
meski lisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat

ya, kubaca lagi firmanNya," sungguh tiap mukmin bersaudara"
aku makin tahu, persaudaraan tak perlu dirisaukan

karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh
saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai
aku tahu, yang rombeng bukan ukhuwah kita
hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau mengerdil
mungkin dua-duanya, mungkin kau saja
tentu terlebih sering, imankulah yang compang-camping

kubaca firman persaudaraan akhi/ukhti sayang
dan aku makin tahu, mengapa di kala yang lain diancamkan;
"para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain...
kecuali orang-orang yang bertaqwa"

Salim A.Fillah

Sabtu, 28 Juli 2012

Alhamdulillah

Alhamdulillah aku sangat beryukur saat ini semua sudah netral.
Melihat foto nya seperti apapun tidak ada pengaruh lagi buatku.
Yang ada saat ini adalah rasa iba dan kasihan.
Sampai kapan semua akan berakhir dengan resmi dan halal??????

Andai mereka tahu seperti apa yang benar itu...
Mudah-mudahan hidayah Allah cepat datangnya.

Selasa, 24 Juli 2012

Tak Berjudul

Rasanya kok masih nyeri-nyeri ya...
Klo ingat tiba2 linu dan pilu
Mungkin sesaat saja rasa sakit ini
Berharap ada masa recovery
Kemudian normal lagi
Berapa lama ya.... Entahlah...

hasil diskusi tadi siang,
"ada kalanya kita harus berani mengambil keputusan yang kadang tidak kita sukai"

###
Tiba-tiba  ingat ceramah ustadz yusuf mansur saat acara tablig akbar nya di antv... 
bagi yang belum berjodoh berdoalah, "Ya Allah berilah aku jodoh seperti ustadz yusuf mansur" 
meskipun terdengar guyonan tapi dalam hati aku aaminkan,hehe...
Intinya apapun yang terjadi komunikasikan dengan Allah dalam setiap doa yang dipanjatkan, berdialoglah dengan Allah sang maha pendengar dan maha pemberi, berbicaralah dengan bahasa yang kita mengerti dan pahami agar komunikasi kita nyambung.

Ya Rahman Ya Rahim yang maha tahu akan segala isi hati 
Allah sembuhkanlah luka ini, jangan sampai luka ini kembali terluka oleh hal-hal baru yang lain
Ridhoi keputusan yang sudah kuambil, Istiqomahkanlah dengan apa yang sudah kuputuskan
Berilah pengganti yang lebih baik darinya

Senin, 23 Juli 2012

Diuji lagi.... Kuatkan Robb

Ramadhan ketiga... Robb ujian apa lagi ini, kenapa orang-orang yang dekat denganku mengalami sakit yang jaraknya hanya hitungan hari...

Apakah saat ini kesabaranku sedang Engkau uji?
Apakah saat ini keikhlasanku sedang Engkau uji?
Apakah saat ini ketaatanku sedang Engkau uji?

Kuatkan Robb... Kuatkanlah...

Sabtu, 21 Juli 2012

10 Malam Pertama

Terawih pertama, makan sahur pertama, shoum (puasa) pertama... Subhanallah... mudah-mudahan sampai nanti buka pertama dihari pertama Ramadhan ^_^
Kali ini hanya bertiga saja seperti biasa aku seperti anak tunggal sepanjang tahun karena saudaraku yang tinggal satu-satunya berada di kota yang berbeda.

Oh iya, kali ini aku hanya ingin kembali mengingatkan kita semua betapa istimewanya bulan Ramadhan. Ada 3 fase yang menjadi keistimewaannya antara lain: 10 malam pertama, 10 malam kedua dan 10 malam ketiga. Nah saat ini kita memasukin fase 10 malam pertama. Apa saja yang bisa kita raih?

Fase pertama ini memang sangat berat sekali, karena dihari-hari biasa kita makan 3 kali sehari sekarang waktunya diubah menjadi 2 kali sehari. Tetapi biasanya sudah lewat hari pertama dan kedua semua akan terbiasa. Ayooo semangat ya kawan!

Fase ini penuh limpahan rahmat (QS.Al-A'raf 7;204), gimana caranya kita memperoleh rahmat tersebut? Antara lain senantiasa berdzikir dengan ikhlas (QS. Al-Anfal 8;2).

Sudah disiapkan targetan amalan yaumi Ramadhannya? Mudah-mudahan kita ISTIQOMAH menjalaninya, Aamin.

Jumpa lagi di 10 malam kedua Ramadhan.... sekalian evaluasi amalan dan mengejar ketertinggalan. Semangat Ramadhan!


Jumat, 20 Juli 2012

Ramadhan 2012

 Ahlan Wa Sahlan Ya Ramadhan

Alhamdulillah akhirnya bertemu lagi dengan bulan yang sangat mulia ini, bulan tarbiyah, bulan Al-Quran, bulan ampunan, bulan berbagi, bulan berkumpulnya keluarga, bulan yang mana didalamnya terdapat banyak sekali pahala yang berlipat ganda dan inilah bulan yang sangat di nanti-nanti oleh kaum muslimin yang beriman.

Aku hidup di negara Indonesia yang memiliki banyak sekali keunikan didalamnya. Ramadhan kali ini aku tetap menjalankannya di negaraku yang tercinta ini, entah tahun depan aku melalui Ramadhan dimana...
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya kali ini penentuan awal Ramadhan dilalui dengan perbedaan kembali. Perbedaan pendapat dalam menentukan kapan jatuhnya tanggal 1 Ramadhan, Masya Allah.
Miris hati melihatnya namun disitulah letak uniknya, semua mempunyai pendapat masing-masing dan tetap saling menghargai pendapatnya tersebut. 

Ingatkan zaman orde baru dimana semua sama dipukul rata tidak ada perbedaan sedikitpun, Kenapa? karena tidak ada yang berani memberikan pendapatnya. Alhasil titah raja lah yang dianut, kalau sekarang semua bebas mengeluarkan pendapatnya, apapun itu termasuklah penentuan kapan dimulainya puasa Ramadhan.

Aku tidak beranjak dari televisi menyaksikan sidang isbat, saat itu seorang sahabatku dari Malaysia menghubungiku dan bertanya kapan puasa di Indonesia, karena saat itu beliau sedang berada di Indo. Beliau bingung kenapa banyak perbedaan pendapat tapi yaaaachh itulah negaraku banyak keunikannya.

Aku hanya berharap kelak tidak akan ada lagi  perbedaan karena seluruh umat islam bersatu khususnya di negaraku tercinta ini. Ambil hikmah atas semua kejadian. Mudah-mudahan Ramadhan kita tahun ini lebih berkualitas dari Ramadhan tahun lalu. Aamin Ya Robb.....

Mas google


Kamis, 28 Juni 2012

Minggu, 17 Juni 2012

Apa Kabar Semua???

Assalamualaikum... Apa kabar semua? Lama tidak menggoreskan kata2 disini...
Kesibukan membuatku tidak berdaya untuk menulis. Jangankan menulis, memegangkan laptop pun aku tidak sanggup.... Cuapeeeeeekkkk niannnnn....

Alhamdulillah hari ini penampilan anak-anak SaPa sukses... senang sekali.
Nantilah aku bagi ceritanya...

Mudah-mudah teman-teman yang sudi dan masih setia mampir disini mendapatkan kesehatan dan keberkahan dari Allah SWT. Amin

Met Aktifitas ^_^
Palembang's Day